Kapolres Tabanan Terima Audiensi Pengurus PPAD, Bahas Fun Bike 2026 dan Pengamanan Jalur

Cerita KawanKepolisian Resor (Polres) Tabanan menerima audiensi dari pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Darat (DPC PPAD) Kabupaten Tabanan dalam rangka membahas rencana pelaksanaan kegiatan Fun Bike 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan kesiapan pengamanan jalur demi kelancaran acara.

Audiensi yang berlangsung pada Senin, 20 April 2026 itu digelar di ruang kerja Kapolres Tabanan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi strategis terkait pelaksanaan kegiatan olahraga masyarakat yang melibatkan berbagai unsur.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPC PPAD Kabupaten Tabanan, Mayor (Purn) Oktavianus Rona, memaparkan rencana penyelenggaraan Fun Bike 2026 yang akan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas sepeda, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan antara purnawirawan TNI, Polri, dan masyarakat.

Menurutnya, Fun Bike tidak sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga bagian dari upaya membangun kebersamaan dan meningkatkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat. Dengan konsep santai namun tetap terorganisir, acara ini diharapkan mampu menarik partisipasi luas sekaligus memberikan dampak positif bagi daerah.

Kapolres Tabanan menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia menegaskan bahwa Polres Tabanan siap berkolaborasi dengan PPAD untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Salah satu fokus utama dalam pembahasan adalah pengamanan jalur yang akan dilalui peserta. Mengingat kegiatan ini melibatkan jumlah peserta yang besar dan berlangsung di ruang publik, pengaturan lalu lintas serta pengamanan titik-titik strategis menjadi hal yang sangat krusial.

Dalam hal ini, PPAD secara resmi mengajukan permohonan dukungan kepada Polres Tabanan untuk membantu pengamanan jalur. Permohonan tersebut mencakup pengawalan rute, pengaturan arus lalu lintas, serta penempatan personel di sejumlah titik rawan guna mencegah kemacetan maupun potensi gangguan keamanan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi lintas fungsi, termasuk dengan satuan lalu lintas, intelkam, dan bhabinkamtibmas, guna memastikan seluruh aspek pengamanan dapat berjalan optimal. Selain itu, Polres juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya seperti pemerintah daerah dan dinas perhubungan.

Ia menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencakup keselamatan peserta. Oleh karena itu, akan disiapkan skema pengamanan terpadu yang mencakup pengawasan jalur, pengaturan titik start dan finish, serta kesiapsiagaan terhadap situasi darurat.

Dalam konteks ini, pengalaman Polres Tabanan dalam mengamankan berbagai kegiatan masyarakat menjadi modal penting. Sebelumnya, aparat kepolisian di wilayah tersebut juga rutin melaksanakan pengaturan lalu lintas dan pengamanan kegiatan publik guna menjaga situasi tetap kondusif.

Audiensi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Tabanan, termasuk Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, serta perwakilan dari satuan lalu lintas. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan institusi kepolisian dalam mendukung kegiatan masyarakat sekaligus memastikan koordinasi berjalan efektif.

Selain membahas aspek teknis, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara penyelenggara dan pihak keamanan. Hal ini dianggap sebagai kunci utama dalam mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan.

Para peserta audiensi sepakat bahwa kesuksesan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta atau kemeriahan acara, tetapi juga oleh tingkat keamanan dan kenyamanan yang dirasakan oleh seluruh pihak yang terlibat.

Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan seperti Fun Bike 2026 juga memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Dengan melibatkan masyarakat secara luas, acara ini dapat menjadi daya tarik tersendiri serta mendorong perputaran ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

Kapolres Tabanan berharap agar kegiatan ini dapat menjadi contoh sinergi yang baik antara organisasi masyarakat dan aparat keamanan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga aman dan tertib.

Sementara itu, pihak PPAD menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Polres Tabanan. Mereka optimistis bahwa dengan koordinasi yang baik, kegiatan Fun Bike 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif guna mematangkan persiapan. Rapat koordinasi lanjutan direncanakan akan dilakukan untuk membahas detail teknis, termasuk penentuan rute, jumlah personel pengamanan, serta mekanisme pelaksanaan di lapangan.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, Fun Bike 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga simbol kebersamaan dan sinergi di Kabupaten Tabanan.

Audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut ditutup dengan kesepahaman bersama untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat kerja sama. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui langkah-langkah yang telah disiapkan, Polres Tabanan dan PPAD optimistis bahwa kegiatan ini akan berjalan sesuai rencana, sekaligus memberikan pengalaman yang aman dan menyenangkan bagi seluruh peserta.