Pemkab Pariaman Perpanjang Masa Darurat Sampai 13 Desember

CeritaKawan.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, resmi memperpanjang masa darurat bencana hingga 13 Desember 2025. Keputusan ini ambil sebagai respons terhadap dampak bencana alam yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa minggu terakhir. Meskipun sudah memasuki fase pemulihan, pemkab memutuskan bahwa perpanjangan masa darurat masih perlukan untuk memastikan upaya pemulihan berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat tercukupi. Bencana alam yang terjadi di Padang Pariaman, termasuk banjir dan tanah longsor, telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, rumah warga, serta lahan pertanian.

Selain itu, bencana ini juga mengakibatkan banyaknya warga yang mengungsi dan membutuhkan bantuan darurat seperti makanan, obat-obatan, serta tempat tinggal sementara. Pemkab Padang Pariaman bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bekerja sama untuk mempercepat penanganan pasca-bencana. Keputusan perpanjangan masa darurat bencana ini juga berkaitan dengan upaya pemulihan ekonomi dan sosial bagi masyarakat yang terdampak. Para pejabat setempat menyatakan bahwa meskipun banyak kemajuan dalam hal pembersihan dan perbaikan infrastruktur, banyak sektor yang masih membutuhkan perhatian khusus agar kondisi dapat kembali normal.

Pentingnya Perpanjangan Masa Darurat untuk Pemulihan

Perpanjangan masa darurat bencana ini sangat penting mengingat masih banyaknya tantangan yang hadapi dalam pemulihan wilayah yang terdampak. Salah satu prioritas utama Pemkab Padang Pariaman adalah memastikan kebutuhan dasar bagi para korban bencana dapat segera penuhi. Selain bantuan makanan dan obat-obatan, pemkab juga mempercepat proses perbaikan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan yang rusak. Serta mengupayakan pemulihan fasilitas umum yang terdampak bencana. Selain itu, pemerintah juga tengah melakukan verifikasi terhadap kerugian yang alami masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perikanan. Banyak lahan pertanian yang terendam banjir, dan ini menjadi tantangan besar bagi para petani yang harus memulai kembali proses tanam mereka.

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan bantuan kepada sektor-sektor yang terdampak. Serta memastikan adanya perencanaan yang matang agar bencana serupa tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar di masa depan. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga telah mengaktifkan pusat informasi. Untuk memberikan update kepada masyarakat mengenai situasi terkini, serta berbagai bantuan yang tersedia. Bagi masyarakat yang membutuhkan, mereka dapat mengakses berbagai fasilitas dan layanan yang telah sediakan oleh pemerintah daerah dan lembaga terkait. Dengan perpanjangan masa darurat bencana, harapkan pemulihan bisa lebih cepat dan menyeluruh. Serta memberikan rasa aman dan stabilitas bagi warga Padang Pariaman yang terkena dampak.