Lansia Aceh Ceritakan Momen Hanyut Banjir Gubuk Ikut Terbawa

CeritaKawan.com – Lansia Aceh Ceritakan Momen Hanyut Banjir Gubuk Ikut Terbawa Aceh kembali landa banjir besar, dan salah satu korban yang paling mengerikan datang dari seorang lansia yang tinggal di wilayah terdampak. Ia menceritakan detik-detik menegangkan saat air banjir naik dengan cepat, hingga nyaris membawa hanyut gubuk tempat tinggalnya.

Detik-Detik Mencekam

Menurut keterangan lansia tersebut, banjir terjadi begitu cepat dan tak terduga. Air yang awalnya hanya menggenangi halaman rumah, tiba-tiba meluap dan menggulung gubuknya.

“Saya tak sempat berbuat banyak. Gubuk tiba-tiba hanyut, dan saya ikut terbawa arus. Rasanya seperti mimpi buruk,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Ia bersyukur karena sempat tolong oleh tetangga dan warga sekitar, sehingga berhasil selamat meski kehilangan tempat tinggal sementara.

Dampak Banjir bagi Warga

Selain menimbulkan kerugian material, banjir juga berdampak besar pada kesehatan dan mobilitas warga:

  • Banyak rumah terendam dan rusak
  • Warga lansia dan anak-anak menghadapi risiko terseret arus atau mengalami trauma
  • Akses jalan dan fasilitas umum terganggu, menyulitkan evakuasi dan bantuan

Upaya Penanganan dan Bantuan

Pemerintah daerah bersama relawan dan BPBD Aceh segera turun tangan untuk:

  • Evakuasi warga terdampak, terutama lansia dan anak-anak
  • Menyediakan bantuan darurat, seperti makanan, obat-obatan, dan pakaian
  • Memperbaiki akses jalan dan fasilitas publik agar distribusi bantuan lebih cepat

Selain itu, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap banjir susulan dan menjaga keselamatan diri saat melintasi daerah rawan banjir.

Pesan untuk Masyarakat

Lansia yang selamat menyampaikan pesan penting:

  • Selalu siaga terhadap banjir, terutama saat musim hujan deras
  • Tetap tenang dan cari pertolongan jika air mulai menggenangi rumah
  • Bersatu dan saling membantu tetangga, karena solidaritas menjadi kunci keselamatan

Kisah lansia Aceh ini menjadi pengingat bahwa bencana alam bisa datang kapan saja, dan kesiapsiagaan sangat penting. Momen mencekam saat gubuknya terbawa arus menegaskan bahwa keamanan dan kewaspadaan adalah prioritas utama, terutama bagi warga lansia dan anak-anak. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus bekerja sama untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir, serta memastikan korban mendapatkan bantuan dan perlindungan yang cepat dan tepat.