Banjir Meluas di Serang Enam Kecamatan Terendam Air Luapan

CeritaKawan.comBanjir terus meluas di wilayah Serang, Banten, dan kini enam kecamatan terdampak air luapan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga, mengganggu aktivitas sehari-hari, dan memicu evakuasi di sejumlah titik. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serang, enam kecamatan yang terendam banjir adalah:

  1. Kecamatan Tirtayasa
  2. Kecamatan Kasemen
  3. Kecamatan Pulo Ampel
  4. Kecamatan Cikande
  5. Kecamatan Kramatwatu
  6. Kecamatan Ciomas

Banjir meluas akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, tambah meluapnya sungai-sungai lokal yang tidak mampu menampung debit air.

Dampak Banjir

Banjir telah menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat:

  • Ribuan warga terdampak terpaksa mengungsi ke posko darurat.
  • Akses transportasi terganggu, sejumlah jalan utama tergenang.
  • Rumah dan fasilitas umum terendam, menghambat kegiatan sehari-hari.
  • Perdagangan dan aktivitas ekonomi terhenti sementara.

Langkah Penanganan

Pemerintah daerah melalui BPBD dan aparat terkait telah melakukan beberapa langkah:

  • Evakuasi warga terdampak ke posko darurat dan tempat aman.
  • Distribusi bantuan logistik berupa makanan, air bersih, dan obat-obatan.
  • Patroli pemantauan sungai dan jalur kritis untuk mengantisipasi luapan tambahan.
  • Koordinasi maka dengan instansi terkait, termasuk TNI dan Polri, untuk operasi penyelamatan dan bantuan darurat.

Imbauan Keselamatan untuk Warga

BPBD Serang mengimbau masyarakat untuk:

  • Menghindari area yang tergenang dan tidak memaksa melintas di jalur banjir.
  • Menyimpan dokumen penting dan barang berharga di tempat aman.
  • Memantau informasi resmi melalui media sosial dan kanal BPBD untuk update kondisi terkini.
  • Membantu sesama warga maka dengan tetap memperhatikan keselamatan diri.

Banjir yang meluas di Serang dan juga merendam enam kecamatan menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Maka dengan langkah cepat evakuasi dan bantuan logistik dari pemerintah, harapkan kerugian dapat minimalkan dan warga tetap aman. Masyarakat juga imbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi, karena hujan masih perkirakan akan terus turun dalam beberapa hari ke depan.