Sopir Wajib Cek Darah & Urine Natal Tahun Baru Imbau Pramono
CeritaKawan.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Menteri Perhubungan Pramono Anung menekankan pentingnya keselamatan transportasi darat. Ia mengimbau agar sopir bus dan kendaraan umum wajib menjalani pemeriksaan darah dan urine sebelum beroperasi untuk memastikan kondisi mereka prima saat mengangkut penumpang.
Alasan Pemeriksaan Darah dan Urine
Pramono menegaskan, pemeriksaan ini bertujuan untuk:
- Memastikan sopir bebas dari pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.
- Menjaga kondisi kesehatan sopir agar tidak mengantuk atau kelelahan di jalan.
- Meningkatkan keselamatan penumpang selama libur panjang Natal dan Tahun Baru, ketika arus lalu lintas prediksi meningkat tajam.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap angka kecelakaan transportasi bus dapat tekan selama periode mudik dan liburan.
Langkah Pemeriksaan
Prosedur yang sarankan antara lain:
- Tes darah untuk memastikan kondisi kesehatan sopir dan mendeteksi risiko medis yang dapat memengaruhi konsentrasi mengemudi.
- Tes urine untuk memeriksa penggunaan narkoba atau zat yang dapat menurunkan kewaspadaan.
- Pemeriksaan lakukan sebelum sopir berangkat dan hasilnya menjadi syarat agar sopir diperbolehkan mengemudi.
Prediksi Arus Lalu Lintas Natal-Tahun Baru
Pramono juga memperingatkan masyarakat bahwa arus kendaraan diperkirakan meningkat drastis selama libur Natal dan Tahun Baru. Jalur utama yang diprediksi padat antara lain:
- Tol Jakarta-Cikampek arah Bandung dan Cikampek.
- Tol Jagorawi menuju Puncak dan Bogor.
- Rute-rute wisata dan kawasan luar kota yang biasa menjadi tujuan liburan.
Imbauan Keselamatan Lain
Selain pemeriksaan darah dan urine, Pramono mengingatkan sopir untuk:
- Memastikan kendaraan dalam kondisi prima, termasuk rem, ban, dan lampu.
- Beristirahat cukup sebelum perjalanan jauh.
- Mematuhi rambu lalu lintas dan peraturan keselamatan di jalan.
Pemeriksaan darah dan urine bagi sopir bus menjelang Natal dan Tahun Baru merupakan langkah penting untuk meningkatkan keselamatan transportasi darat. Imbauan Menteri Perhubungan Pramono ini diharapkan membuat perjalanan liburan lebih aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kecelakaan akibat kondisi sopir yang tidak prima. Dengan persiapan matang dan kepatuhan sopir, libur Natal-Tahun Baru dapat menjadi momen yang menyenangkan bagi penumpang tanpa mengorbankan keselamatan di jalan.
