Momen Haru: Pramono Serahkan Gedung Pemprov DKI ke YLBHI

CeritaKawan.comSebuah momen penuh makna terjadi ketika Pramono menyerahkan gedung milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Penyerahan tersebut bukan sekadar proses administrasi aset daerah, melainkan juga sarat dengan nilai sejarah, kemanusiaan, dan ikatan emosional yang telah terjalin sejak lama. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan reflektif, menandai babak baru pemanfaatan gedung untuk kepentingan penegakan keadilan dan bantuan hukum bagi masyarakat.

Penyerahan Gedung yang Sarat Makna

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa keputusan menyerahkan gedung Pemprov DKI ke YLBHI dasari oleh pertimbangan historis dan sosial. Gedung tersebut nilai memiliki peran penting dalam perjalanan advokasi hukum dan perjuangan hak asasi manusia di Indonesia.

“Gedung ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi menyimpan cerita, perjuangan, dan nilai-nilai yang sejalan dengan semangat keadilan,” ungkap Pramono dalam pernyataannya.

Kenangan dan Hubungan Emosional

Momen haru semakin terasa ketika Pramono mengenang hubungan emosional antara dirinya, institusi pemerintahan, dan YLBHI. Ia menyebut YLBHI sebagai bagian penting dari sejarah panjang pembelaan masyarakat kecil dan kelompok rentan yang kerap terpinggirkan oleh sistem. Kenangan tersebut menjadi alasan kuat mengapa gedung Pemprov DKI itu akhirnya serahkan untuk kelola YLBHI, agar tetap hidup sebagai ruang perjuangan hukum dan demokrasi.

Pihak YLBHI menyambut baik penyerahan gedung tersebut dan menyampaikan apresiasi atas langkah yang ambil Pemprov DKI melalui Pramono. Menurut YLBHI, dukungan ini menunjukkan komitmen negara dalam menjamin akses keadilan bagi seluruh warga. Gedung tersebut nantinya akan manfaatkan sebagai pusat kegiatan bantuan hukum, pendidikan hukum publik, serta advokasi hak asasi manusia.

Simbol Dukungan terhadap Penegakan Hukum

Penyerahan gedung ini nilai sebagai langkah simbolis namun strategis dalam memperkuat peran lembaga bantuan hukum di Indonesia. Di tengah tantangan penegakan hukum dan demokrasi, keberadaan ruang yang representatif menjadi penting untuk mendukung kerja-kerja advokasi. Selain itu, keputusan ini juga mencerminkan kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil.

Pramono berharap gedung yang serahkan dapat manfaatkan sebaik mungkin oleh YLBHI. Untuk memperluas jangkauan bantuan hukum dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keadilan, transparansi, dan kemanusiaan dalam setiap langkah ke depan. Momen haru penyerahan gedung Pemprov DKI ke YLBHI oleh Pramono menjadi simbol kuat dukungan terhadap perjuangan keadilan dan hak asasi manusia. Lebih dari sekadar penyerahan aset, peristiwa ini mencerminkan kesinambungan nilai. Sejarah, dan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab.