Rano Karno Hadiri Pembukaan Jakarta Drum Corps International

CeritaKawan.comJakarta kembali menjadi pusat perhatian dunia musik dan marching band internasional dengan bukanya Jakarta Drum Corps International (JDCI). Acara bergengsi ini semakin spesial karena dihadiri oleh Rano Karno, aktor sekaligus politisi yang dikenal luas di Indonesia. Kehadiran Rano Karno menambah nuansa hangat dan penuh kenangan, terutama ketika ia membagikan pengalaman berharga selama berada di Banten.

Pembukaan Jakarta Drum Corps International

Jakarta Drum Corps International merupakan festival musik drum corps berskala internasional yang menampilkan pertunjukan marching band profesional dari berbagai negara. Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan musik, budaya, dan talenta muda Indonesia di kancah internasional. Rano Karno hadir secara resmi untuk membuka acara, memberikan sambutan hangat, dan menyapa para peserta serta penonton. Kehadirannya tidak hanya menambah prestise acara, tetapi juga menginspirasi generasi muda yang ingin menekuni dunia musik dan marching band.

Cerita Pengalaman di Banten

Dalam sambutannya, Rano Karno mengenang pengalaman berkesan saat berada di Banten, yang menurutnya menjadi salah satu momen paling berharga dalam perjalanan hidupnya. Ia menyebut bahwa pengalaman tersebut membentuk pandangannya tentang budaya lokal, kerjasama tim, dan semangat gotong royong, yang juga menjadi nilai penting dalam dunia drum corps.

“Banten mengajarkan saya arti kerja sama dan kebersamaan, sesuatu yang sangat penting ketika kita tampil di atas panggung bersama,” kata Rano Karno.

Pengalaman ini menjadi inspirasi baginya untuk terus mendukung kegiatan seni dan budaya di seluruh Indonesia.

Dampak Positif JDCI bagi Musik dan Budaya

Pembukaan Jakarta Drum Corps International yang hadiri tokoh seperti Rano Karno yakini akan meningkatkan minat generasi muda terhadap musik marching band dan drum corps. Selain itu, festival ini membuka kesempatan bagi para peserta internasional untuk belajar dari budaya musik Indonesia dan memperluas jaringan global mereka. Festival ini juga harapkan menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan musik di tingkat internasional.

Harapan dari Rano Karno

Rano Karno menekankan pentingnya dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas musik untuk terus mengembangkan talenta muda. Ia berharap JDCI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform edukasi dan pertukaran budaya yang positif bagi seluruh peserta.

“Musik adalah bahasa universal. Dengan drum corps, kita bisa menunjukkan kreativitas dan kerja sama, sekaligus memperkenalkan Indonesia ke dunia,” ujar Rano Karno.

Kehadiran Rano Karno dalam pembukaan Jakarta Drum Corps International tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda. Dengan pengalaman berharga yang ia kenang dari Banten dan semangat mendukung seni budaya, Rano Karno menunjukkan bahwa kolaborasi antara tokoh publik dan komunitas kreatif dapat membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat dan kebudayaan Indonesia.

Momen Langka: Kehidupan Assad di Moskow Setelah Digulingkan

CeritaKawan.comLebih dari satu tahun sejak rezimnya runtuh, Bashar al‑Assad mantan Presiden Suriah menjalani fase hidup yang sangat berbeda dari masa kekuasaannya di Damaskus dulu. Setelah gulingkan oleh pasukan oposisi dan meninggalkan Suriah pada Desember 2024, Assad kini tinggal bersama keluarganya di Moskow, Rusia, dengan gaya hidup yang jauh dari sorotan politik internasional namun tetap berbalut kemewahan.

Assad memerintah Suriah selama sekitar 24 tahun sebelum kerusuhan berkepanjangan dan serangan kelompok oposisi berhasil merebut ibu kota, termasuk Damaskus, pada akhir 2024. Ia bersama keluarganya kemudian evakuasi dari Suriah dan beri suaka di Rusia, sekutu lama rezimnya. Kini, meski jauh dari kursi kekuasaan, Assad hidup tenang dalam kemewahan di ibu kota Rusia – sebuah kehidupan yang kontras dengan kekacauan yang masih berlangsung di negeri asalnya.

Kehidupan Sehari‑hari: Tenang dan Berjarak dari Politik

Menurut laporan media internasional, Assad menjalani hidup yang relatif terkunci dari kehidupan publik dan aktivitas politik. Ia kabarkan tidak lagi terlibat dalam keputusan strategis atau usaha politik untuk kembali berkuasa, dan justru memilih untuk fokus pada kehidupan pribadi. Mantan pemimpin Suriah itu juga laporkan sedang mempelajari bahasa Rusia dan kembali mengasah kemampuan di bidang ophthalmology (dokter mata), profesi yang pernah pelajarinya sebelum terjun ke dunia politik. Kegiatan ini lakukan di sela‑sela keseharian yang berlangsung jauh dari sorotan media internasional.

Lingkungan Hidup di Moskow yang Mewah

Assad dan keluarganya tinggal di kawasan elite Moskow, termasuk kemungkinan Rublyovka, sebuah distrik yang kenal sebagai tempat tinggal para tokoh kaya dan elit politik Rusia. Hunian mereka laporkan berada di kompleks mewah yang mencerminkan standar hidup tinggi, meski tidak lagi memiliki peran politik signifikan. Secara finansial, keluarga Assad ketahui memiliki kekayaan besar yang sebagian alihkan ke Rusia beberapa tahun sebelumnya, sehingga membuat kesejahteraan mereka tetap terjaga meskipun di pengasingan.

Status Politik dan Pembatasan

Walaupun tinggal di ibu kota negara yang dulu menjadi sekutunya, Assad kabarkan batasi oleh aturan Rusia. Terkait keterlibatan dalam politik atau aktivitas publik. Kremlin laporkan tidak memberikan ruang bagi Assad untuk kembali ke sorotan politik atau media. Dan kehidupan barunya terfokus pada rutinitas sehari‑hari pribadi. Kehidupan seperti ini anggap sebagai bentuk exile yang tenang namun jauh dari pengaruh internasional. Menandai akhir dari era kekuasaan Assad yang pernah penuh konflik selama puluhan tahun.

Reaksi Internasional

Sementara Assad menjalani hidupnya jauh dari konflik, dunia internasional terus memantau dampak geopolitik dari kejatuhan rezimnya. Beberapa negara bahkan telah mencabut sanksi terhadap Suriah demi mendorong stabilitas dan rehabilitasi pascakonflik. Meski Assad sendiri tetap hidup sebagai figur yang sangat berbeda dari masa pemerintahannya dulu. Momen langka ini menunjukkan transformasi tajam. Dari mantan kepala negara yang berkuasa kuat menjadi tokoh yang hidup tenang dan jauh dari politik setelah gulingkan. Dari kekuasaan di Damaskus ke kehidupan mewah namun sepi di Moskow. Kisah Assad mencerminkan perubahan nasib yang dramatis sekaligus penuh kontradiksi di panggung geopolitik dunia modern.